Paviliun Indonesia Tutup COP22 Marrakech dengan Main Angklung Bersama

PAVILIUN INDONESIA TUTUP COP22 MARRAKECH DENGAN MAIN ANGKLUNG BERSAMA

Konfrensi perubahan iklim dunia (COP22) akhirnya selesai. Indonesia sebagai salah satu negara yang ikut hadir, Kamis (18/11) waktu setempat resmi menutup penyelenggaran tersebut. Hadir dalam acara penutupan itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya dan para pejabat di lingkungan kementerian terkait dan kedutaan besar Indonesia untuk Maroko.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro dalam sambutan penutupan memaparkan pentingnya peran Indonesia dalam COP22. Sesuai arahan kepala negara, Bambang menegaskan komitmen Indonesia dalam mencapai target pengurangan emisi hingga 29 persen pada 2030.

“Indonesia akan meneruskan komitmennya dalam mencapai target pengurangan emisi karbon dengan melakukan upaya yang terintegrasi antara satu sektor dengan sektor lainnya,” ujar Bambang.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya mengatakan langkah Indonesia untuk mengurangi emisi karbon hingga 29-41persen bukanlah untuk menyenangkan negara lain. Namun sebagai bentuk keseriusan negara dalam menyelamatkan kondisi kepulauan Indonesia dan masyarakat yang tinggal di dalamnya.

Ajang COP22 bukan hanya sebagai bentuk kontribusi Indonesia dalam isu perubahan iklim namun sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke masyarakat dunia. Seperti yang terjadi pada penutupan Paviliun Indonesia kemarin. Semua peserta yang hadir terutama mereka yang berwarga negara asing diberikan cinderamata alat musik angklung.

Pak Udjo atau yang biasa disapa Mang Udjo, seniman sekaligus pemilik Saung Angklung Mang Udjo turun tangan langsung mengajari dan mengajak para peserta untuk bermain angklung. Total terdapat empat lagu yang dimainkan bersama, salah satunya adalah lagu anak-anak berjudul Balon Ku Ada Lima.

Sebagai lagu penutup, Mang Udjo dan semua tamu yang hadir membawakan tembang lama berjudul, I Have a Dream yang sempat dipopulerkan grup musik Westlife. Tembang ini sekaligus jadi mimpi bersama masyarakat dunia untuk menciptakan bumi yang lebih baik untuk ditinggali. (dj)

http://update.ahloo.com/2016/11/18/paviliun-indonesia-tutup-main-angklung/